Laboratorium pembelajaran berbasis AI

Materi kuliah padat, diubah menjadi sesi belajar yang lebih terarah.

MangMicro meneliti bagaimana microlearning personal berbasis AI dapat membantu mahasiswa Teknik Informatika mengelola beban kognitif.

Demonstrasi produk MangMicroPDF kuliah menjadi pengalaman belajar multimodal

01 / Masalah

Materi panjang berhadapan dengan rentang fokus yang makin pendek.

Rata-rata waktu fokus pengguna dalam mengonsumsi satu konten berdurasi panjang menurun tajam. Lebih dari 60% pelajar dan mahasiswa kesulitan mempertahankan fokus saat mengikuti pembelajaran daring berdurasi panjang.
8-10 menit
Waktu fokus rata-rata per sesi konten panjang
Sumber: We Are Social, 2024
-55.2%
Penurunan konsentrasi akibat konsumsi short-form content
Sumber: HAR24
60%+
Mahasiswa kesulitan fokus pada pembelajaran daring
Sumber: Kemendikbudristek, 2023

02 / Metodologi

Dari PDF monolitik menuju objek pembelajaran mikro.

Empat tahap transformasi yang mengubah materi kuliah padat menjadi pengalaman belajar yang terstruktur.

Langkah 01

Ingesti Data

Sistem menerima input berupa modul PDF dari dosen yang umumnya memiliki beban kognitif tinggi. Algoritma menganalisis struktur dokumen secara cerdas.

03 / Intervensi

Satu materi, enam modalitas.

Pilih format untuk melihat bagaimana satu sumber belajar diterjemahkan sesuai kebutuhan belajar yang berbeda.

Teks Ringkas Interaktif

Materi panjang dipecah menjadi poin-poin kunci yang mudah dicerna, mengurangi beban kognitif per sesi belajar.

04 / Hasil

Dampak yang diharapkan dari intervensi.

Perbandingan ini merangkum arah perubahan yang diuji, bukan klaim hasil penelitian yang telah final.

Waktu Fokus per Sesi
Sebelum45-90 menit
Sesudah8-15 menit
Sesuai kapasitas atensi
Beban Kognitif
SebelumTinggi (Overload)
SesudahTerkelola (Chunked)
Reduksi signifikan
Modalitas Belajar
Sebelum1 (Teks PDF)
Sesudah6 Format Personal
6x lebih beragam
Retrieval Practice
SebelumTidak ada
SesudahKuis di setiap modul
Testing effect aktif

Landasan teori

Empat prinsip yang membentuk hipotesis.

  1. 01

    Cognitive Load Theory

    Sweller

    Memecah informasi menjadi chunk kecil mengurangi extraneous cognitive load, membuka ruang untuk germane processing.

  2. 02

    Dual Coding Theory

    Paivio

    Menyajikan materi dalam format visual dan verbal sekaligus memperkuat encoding ke memori jangka panjang.

  3. 03

    Testing Effect

    Roediger & Butler

    Kuis aktif setelah setiap modul meningkatkan retrieval strength dan memperlambat lupa.

  4. 04

    Microlearning Principle

    Sesi belajar pendek (5-15 menit) selaras dengan rentang perhatian alami dan mendorong completion rate yang lebih tinggi.

Partisipasi penelitian

Bantu validasi cara belajar yang lebih terarah.

Sebagai mahasiswa Teknik Informatika, partisipasimu dalam mencoba platform ini membantu penelitian dan pengembangan solusi pembelajaran yang lebih baik.

Gratis dan terbuka untuk seluruh mahasiswa. Data digunakan secara anonim untuk keperluan penelitian.